Romdloni(at)infineon.com wrote:
Nasi sudah jadi bubur
Iraq Jadi bubur
Afganistan sudah pula ...
IRAn mau di jadikan bubur lagi ... Walah mak ... Apalagi
Tuduhan yng tak berdasar
Kemunduran Mental Emosional telah terjadi di Negara2 Maju,
> http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=
> 3537&Itemid=66
>
> FBI Coret Nama Usamah dari Daftar Pelaku WTC
> Jumat, 01 September 2006 - 10:26:12 WIB
> Menjelang peringatan 5 tahun runtuhnya WTC, FBI justru mencoret
> nama Usamah bin Ladin di deretan daftar tersangka. Padahal, gara-gara
> tuduhan itu Afghanistas dan Iraq diserang
>
> Hidayatullah.com--Ada banyak kejutan menjelang 5 tahun runtuhnya
> menara kembar WTC. Diantaranya banyaknya keraguan kalangan akademisi
> soal keterlibatan Al-Qaidah sebagaimana yang pernah dituduhkan
> Amerika. Padahal akibat peristiwa itu, Amerika seolah mati-matian
> memburu Usamah atau Al-Qaidah.
>
> Tidak cukup itu, Amerika bahkan menyatakan kampanye melawan terorisme
> ke seluruh dunia. Tapi menariknya, baru-baru ini, pihak FBI,
> sebagaimana dilansir Washington Post, 28 Agustus, nama Usamah tak lagi
> masuk dalam daftar "Ten Most Wanted List" (daftar orang paling
> dicari). Padahal sebelumnya, ia pernah menjanjikan hadiah 25 juta
> dolar AS (atau sekitar 227,5 milyar rupiah).
>
> Ini merupakan hal yang tak masuk akal. Sebab, gara-gara menuduh Usamah
> pula, Amerika secara seenaknya menyerang Afghanistan, sebuah negara
> berdaulat. Hanya karena alasan memburu Usamah. Gara-gara perubahan
> pandangan AS inilah banyak pihak, termasuk kalangan akademisi Amerika
> mempercayai adanya 'teori konspirasi'. Ini sama persis dengan
> pernyataan Ustad Abubakar Ba'asyir selama ini.
>
> David Kelley, mantan pengacara yang mengangkat isu terorisme setelah
> Usamah dituduh mengebom Kedubes AS 1998, mengaku tak begitu kaget
> dengan 'rehabilitasi' nama Usamah.
>
> Menurutnya, kasus ini terbentur hukum dan tuntutan memberi rasa
> keadilan bagi terdakwa kejahatan. "Mungkin hal ini agak aneh bagi
> pihak luar, namun masuk akal dari sudut pandang hukum, " ujar Kelley
> sebagaimana dikutip Kantor Berita UPI.
>
> Menurut Kelley, bisa disimpulkan, penyelidikan yang dilakukan
> pemerintah Amerika memberikan hasil Usamah atau Al-Qaidah sebagai
> pihak yang tidak terlibat.
>
> Pihak FBI sendiri mengakui, tidak ada tuduhan resmi kepada Usama
> menunjukkan bahwa keterlibatan Al-Qaidah dalam serangan di WTC. "Tiada
> yang misterius dalam kasus ini, Ahli konspirasi berhak menuduh AS atau
> Usamah mendalangi serangan 11 September, tetapi itu tidak perlu, "ujar
> jurubicara FBI Rex Tom sebagaimana dikutip New York Times.
>
> Bagaimanapun, akhirnya kasus ini kembali ke analisis semula, ketika
> awal insiden terjadi.
> Syeikh Muhammad al-Gameia, Direktur Islamic Cultural Centre of New
> York mengatakan, "Kalau AS tahu bahwa pelaku serangan 11/9 adalah
> Yahudi, akan terjadi apa yang pernah dilakukan Hitler," katanya.
>
> Masalahnya, ketika tuduhan sudah dilakukan, dan Amerika sudah
> memutuskan menyerang serta menghancurkan negara lain. Segalanya sudah
> tidak bisa dikembalikan seperti semula. [cha, berbagai sumber]
1 comment:
Memang sudah layak 100% predikat Super Egois dan semena-mena disandang oleh AS dan Sekutunya.
Sudah saatnya kita melawan mereka.
How?
Cara yang paling mudah dari diri kita. Cuman satu cara yang sederhana, yakni Nasionalisme.
Terlepas dari Agama dan Suku, kita seharusnya punya rasa cinta akan bangsa ini. Oke, prakteknya bisa diambil contoh yang paling mudah ini: selalu menggunakan produk dalam negeri. Say No kepada produk AS. Dengan demikian, ketergantungan kita pada mereka bisa berkurang. Lambat laun, kita tidak terjajah secara ekonomi oleh mereka.
Hidup Indonesia!
Post a Comment