PT Indosat (Tbk) adalah sebuah perusahaan telekomunikasi di Indonesia.
Indosat merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi seluler
terbesar di Indonesia. Pada saat ini PT. Indosat Tbk. membuka
kesempatan bagi lulusan untuk menjadi karyawan.
1. Persyaratan Administrasi Lamaran
* Warga Negara Indonesia (WNI)
* Lulus program Strata 1
* IPK minimum 2,80 (dua koma delapan puluh) dari skala 4
* Umur maksimum 28 tahun pada Oktober 2006
* Memiliki kemampuan berbahasa Inggris
* Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas pada Instansi lain
* Tidak sedang dalam urusan dengan kepolisian dan pengadilan
* Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah operasional PT. Indosat, Tbk
(dengan surat pernyataan diatas diatas materai Rp. 6.000,-)
2. Kualifikasi Pendidikan Yang Dibutuhkan
Jenjang Pendidikan S1 dari disiplin Ilmu Teknik Telekomunikasi, Teknik
Informatika, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi.
3. Pengiriman Lamaran
a. Pelamar menyerahkan/mengirimkan berkas lamaran/dokumen lamaran
dalam amplop tertutup, yaitu:
* Surat lamaran kerja (dapat diketik atau ditulis tangan)
ditujukan kepada: EXPERD, Plaza 3 Pondok Indah Jl. T.B. Simatupang
Blok C/2, Jakarta 12310
Monday, September 25, 2006
PT Indosat
Pertanyaan wawancara tentang Gaji
Pertanyaan wawancara tentang Gaji :
Berapa Gaji Yang Anda Minta ?
1. Gaji saya terakhir di perusahaan tempat saya bekerja adalah Rp. 5
juta dan saya berharap kurang lebih sama.
2. Saya belum bisa menentukan karena saya masih butuh informasi
mengenai beban kerja saya dan tanggung jawab yang akan saya pikul.
3. Saya nurut atau ikut peraturan perusahaan saja karena perusahaan
ini pasti sudah punya daftar gaji yang layak buat saya.
Jawaban Paling Kuat : adalah yang nomor dua karena anda butuh waktu
mengumpulkan data dan tidak mau menentuka sebelum mengetahui beban
kerja serta tanggung jawabnya.
jawaban Menengah : Nomor 3 yaitu Terserah perusahaan saja
Jawaban paling lemah : adalah nomor satu karena menyebutkan nominal
rupiahnya. resikonya adalah kalau anda menyebut nominal maka apabila
nilainya terlalu tinggi maka anda tidak diterima, namun terlalu
rendah bisa dinilai anda merupakan tenaga murah. jangan sekali-kali
menyebutkan angka dan kalau anda sebut maka anda sudah kalah duluan.
Monday, September 04, 2006
Berita terbaru FBI
Romdloni(at)infineon.com wrote:
Nasi sudah jadi bubur
Iraq Jadi bubur
Afganistan sudah pula ...
IRAn mau di jadikan bubur lagi ... Walah mak ... Apalagi
Tuduhan yng tak berdasar
Kemunduran Mental Emosional telah terjadi di Negara2 Maju,
> http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=
> 3537&Itemid=66
>
> FBI Coret Nama Usamah dari Daftar Pelaku WTC
> Jumat, 01 September 2006 - 10:26:12 WIB
> Menjelang peringatan 5 tahun runtuhnya WTC, FBI justru mencoret
> nama Usamah bin Ladin di deretan daftar tersangka. Padahal, gara-gara
> tuduhan itu Afghanistas dan Iraq diserang
>
> Hidayatullah.com--Ada banyak kejutan menjelang 5 tahun runtuhnya
> menara kembar WTC. Diantaranya banyaknya keraguan kalangan akademisi
> soal keterlibatan Al-Qaidah sebagaimana yang pernah dituduhkan
> Amerika. Padahal akibat peristiwa itu, Amerika seolah mati-matian
> memburu Usamah atau Al-Qaidah.
>
> Tidak cukup itu, Amerika bahkan menyatakan kampanye melawan terorisme
> ke seluruh dunia. Tapi menariknya, baru-baru ini, pihak FBI,
> sebagaimana dilansir Washington Post, 28 Agustus, nama Usamah tak lagi
> masuk dalam daftar "Ten Most Wanted List" (daftar orang paling
> dicari). Padahal sebelumnya, ia pernah menjanjikan hadiah 25 juta
> dolar AS (atau sekitar 227,5 milyar rupiah).
>
> Ini merupakan hal yang tak masuk akal. Sebab, gara-gara menuduh Usamah
> pula, Amerika secara seenaknya menyerang Afghanistan, sebuah negara
> berdaulat. Hanya karena alasan memburu Usamah. Gara-gara perubahan
> pandangan AS inilah banyak pihak, termasuk kalangan akademisi Amerika
> mempercayai adanya 'teori konspirasi'. Ini sama persis dengan
> pernyataan Ustad Abubakar Ba'asyir selama ini.
>
> David Kelley, mantan pengacara yang mengangkat isu terorisme setelah
> Usamah dituduh mengebom Kedubes AS 1998, mengaku tak begitu kaget
> dengan 'rehabilitasi' nama Usamah.
>
> Menurutnya, kasus ini terbentur hukum dan tuntutan memberi rasa
> keadilan bagi terdakwa kejahatan. "Mungkin hal ini agak aneh bagi
> pihak luar, namun masuk akal dari sudut pandang hukum, " ujar Kelley
> sebagaimana dikutip Kantor Berita UPI.
>
> Menurut Kelley, bisa disimpulkan, penyelidikan yang dilakukan
> pemerintah Amerika memberikan hasil Usamah atau Al-Qaidah sebagai
> pihak yang tidak terlibat.
>
> Pihak FBI sendiri mengakui, tidak ada tuduhan resmi kepada Usama
> menunjukkan bahwa keterlibatan Al-Qaidah dalam serangan di WTC. "Tiada
> yang misterius dalam kasus ini, Ahli konspirasi berhak menuduh AS atau
> Usamah mendalangi serangan 11 September, tetapi itu tidak perlu, "ujar
> jurubicara FBI Rex Tom sebagaimana dikutip New York Times.
>
> Bagaimanapun, akhirnya kasus ini kembali ke analisis semula, ketika
> awal insiden terjadi.
> Syeikh Muhammad al-Gameia, Direktur Islamic Cultural Centre of New
> York mengatakan, "Kalau AS tahu bahwa pelaku serangan 11/9 adalah
> Yahudi, akan terjadi apa yang pernah dilakukan Hitler," katanya.
>
> Masalahnya, ketika tuduhan sudah dilakukan, dan Amerika sudah
> memutuskan menyerang serta menghancurkan negara lain. Segalanya sudah
> tidak bisa dikembalikan seperti semula. [cha, berbagai sumber]
Subscribe to:
Posts (Atom)